Ia Bersandar Dalam Tengadah
Wajah-wajah sayu itu…
duduk tengadah di gerbang-gerbang utama
terdiam ringkih dalam balutan usia yang mulai menua
mereka….
mempertahankan setiap aliran nafas
dengan bergantung pada tangan-tangan derma
saat tangan-tangan itu terus bersambut
di atas tangan-tangan mereka
maka tarikan nafas itupun sejenak mampu bertahan
dengan kehendak-Nya
namun, saat kosong dalam tengadahnya
ia pun tak berdaya atas segalanya
pasrah…..
10 Agustus 2008





















